Plt bupati klaten
Foto : Plt. Bupati Klaten, Sri Mulyani

Klaten – Sebanyak 720 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan mengikuti pengukuhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kamis (12/1) besok. Hal itu sebagai tindak lanjut izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Klaten Sri Hartini, Jumat (30/12) lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) demisioner Pemkab Klaten Jaka Sawaldi menuturkan, pengukuhan ratusan pejabat OPD baru itu akan dipimpin langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Sri Mulyani di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis (12/1) besok. Selain itu, pengukuhan juga mendapat pengawasan langsung dari Kemendagri dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Secara kewenangan sama (alasan pengukuhan oleh Plt Bupati serupa Bupati). Namun dalam pengambilan kebijakan harus mendapatkan izin Mendagri yang disampaikan Pemerintah Provinsi. Aturannya seperti itu, jadi harus dilaksanakan demikian. Tanpa izin (Mendagri), pengukuhan tidak bisa dilaksanakan,” ujar Jaka Sawaldi kepada wartawan, Rabu (11/1).

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Klaten Sartiyasto menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, terdapat penambahan tujuh OPD baru atau sebelumnya disebut Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dari total 803 pejabat yang sejatinya dilantik 30 Desember 2016 lalu, pengukuhan besok Kamis (12/1) hanya diikuti 720 pejabat yang dikukuhkan sesuai dengan pos sebelumnya.

“Undangan (pengukuhan) sudah disebar dan semua persiapan sudah dilakukan. Kemungkinan besok ada arahan langsung oleh Kemendagri dan Gubernur. Jumlahnya ada 720 pejabat struktural, meliputi eselon II itu ada 21 orang, eselon III itu 143 orang, eselon IV itu 520 orang, ditambah pejabat fungsional yg diberi tugas tambahan itu ada 36 orang,” jelas Sartiyasto.

Dari pantauan di Pendopo Pemkab Klaten, Rabu (11/1) sore, Plt Bupati Klaten Sri Mulyani terlihat menghadiri gladi kotor sebagai persiapan pengukuhan Kamis (12/1) besok, pukul 08.00 WIB. Sedangkan berdasarkan undangan pengukuhan yang beredar, ratusan pejabat struktural itu diimbau mengenakan atas putih lengan panjang, bawah gelap, berpeci, dan bagi yang berjilbab menggunakan jilbab warna merah

(Sumber : Merdeka.com dan sumber lain)