untitled2Surakarta, Kesbang Pol – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK menjadi ajang bagi para siswa SMK untuk unjuk gigi dan mengembangkan potensi mereka di berbagai jurusan yang mereka pelajari. Potensi mereka diibaratkan oleh Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP seperti tokoh cakil. Bukan sebagai antagonis di dalam dunia pewayangan, akan tetapi filosofi cakil yang dimaksud adalah semakin “menunjukkan gigi” sebagai generasi muda yang sarat potensi.

“Saya kira SMK makin hari makin menunjukkan “giginya” seperti cakil tadi. Makin runcing makin tajam dan makin “mrongos”. Mrongos itu artinya banyak bersuara di banyak kompetisi,” katanya saat membuka LKS SMK ke-25 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Balaikota Surakarta, Rabu (14/9).

Menurut Ganjar, ajang LKS akan membantu kebanggaan diri, membangun kepercayaan diri dan mengasah profesionalisme para siswa SMK. Sehingga, kelak mereka akan menjadi tenaga kerja terampil yang tidak mencari kerja, namun dikejar karena keahlian yang dimiliki. Bahkan mereka juga dapat menciptakan peluang usaha sendiri dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

“Kita harapkan mereka tidak mencari lagi, saya berharap mereka dikejar. Tugas kita adalah mempromosikan mereka, menawarkan mereka,” ujarnya.

Para siswa SMK diharapkan terus memperbanyak kompetisi agar mental juara terus ada di dalam diri mereka. Dengan begitu akan muncul generasi muda yang tangguh dan tidak cengeng.

whatsapp-image-2016-09-15-at-11-11-59Mantan anggota DPR RI ini juga berpesan agar mereka selalu menjaga sportivitas dalam berkompetisi. Bagi yang menang tidak perlu sombong dan bagi yang kalah, ikhlas menerima kekalahannya dan terus mengembangkan diri agar menjadi pemenang di kompetisi selanjutnya.

Pembukaan LKS ini juga mendapat apresiasi dari Ganjar karena menyuguhkan seni budaya tradisional dan modern yang ditampilkan oleh siswa-siswi SMK Negeri 8 Surakarta. Mereka menampilkan tari Gatotkaca, tari Gambyong, karawitan, orkestra hinggga pertunjukan wayang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nurhadi Amiyanto mengatakan, LKS SMK ke-25 tingkat Provinsi Jawa Tengah ini dilaksanakan pada 14-17 September 2016 yang dipusatkan di Kota Surakarta. Jumlah pesertanya mencapai 1.500 siswa. Mereka adalah para  juara pertama LKS SMK tingkat kabupaten/kota se-Jawa Tengah.  Ditambahkan, ada 50 mata lomba LKS pada tahun ini, yang terdiri dari kelompok teknologi industri, teknologi informasi, pariwisata, manajemen bisnis, perikanan pertanian dan kelautan, kelompok kriya seni dan kesehatan.

“Tujuan LKS SMK ini untuk meningkatkan kompetensi keahlian siswa SMK, memromosikan potensi siswa SMK, meningkatkan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap tamatan SMK, meningkatkan persahabatan antar siswa SMK di Jawa Tengah dan untuk menyiapkan kontingen Jawa Tengah pada LKS tingkat nasional pada 2017 mendatang,” ujarnya.

(Sumber : Biro Humas Prov Jateng)