Wo1U7QfO_400x400
Foto : Kepala Biro Humas Setda Prov. Jateng, Drs. Sinoeng N Rachmadi, MM.

 

“Penutupan jalan akan berlangsung dua kali. Yakni, pagi pukul 06.00 – 11.00 WIB saat berlangsungnya upacara pengibaran bendera, dan sore pada pukul 14.00 – 18.30”                   -Biro Humas Setda Prov. Jateng-

 

 

 

Semarang – Kawasan Simpanglima Semarang kembali akan ditutup pada Rabu (17/8) mendatang. Terutama, selama berlangsungnya upacara pengibaran dan penurunan bendera dalam rangka HUT ke-71 RI yang diselenggarakan di Lapangan Pancasila (Simpanglima).

Kepala Biro Humas Setda Jateng Drs Sinoeng N Rachmadi MM menyampaikan penutupan jalan akan berlangsung dua kali. Yakni, pagi pukul 06.00 – 11.00 WIB saat berlangsungnya upacara pengibaran bendera, dan sore pada pukul 14.00 – 18.30 WIB saat penurunan bendera.  Sebagai dampak dari penutupan tersebut, arus lalu lintas akan dialihkan melalui Jalan Sriwijaya, Jalan Veteran, kawasan Kampung Kali, Jalan Erlangga, Jalan Pandanaran II, dan sekitarnya.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, karena sejak Senin (15/8) mobilitas masyarakat kembali terganggu, lantaran peringatan Hari Jadi Jateng dan HUT RI memang berdekatan. Selama jalan ditutup karena digunakan upacara bendera, kami mohon pengguna jalan menyesuaikan dengan jalur dan memperkirakan waktu perjalanan,” tutur Sinoeng

Upacara detik-detik Proklamasi, lanjutnya, diperkirakan selesai pada pukul 10.30 WIB. Setelah itu, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP  dijadwalkan menyerahkan surat keputusan remisi narapidana tahun 2016 yang akan bebas pada 17 Agustus kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Bambang Sumardiono Bc IP SH Msi.  Selanjutnya SK  tersebut diteruskan kepada Kepala UPT Pemasyarakatan yang menerima remisi. Yakni, Kepala Lapas Klas I Semarang, Kepala Lapas Klas II A Wanita Semarang, Kepala Lapas Klas II A anak Kutoarjo, dan Kepala Rutan Klas II A Demak.

“Penyerahan keputusan remisi narapidana dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kedung Pane,” ujarnya.

Ditambahkan, rangkaian detik-detik Proklamasi sudah dilaksanakan sejak 13 Agustus 2016, dengan Renungan dan Ulang Janji Pramuka. Pada Senin (15/8) malam dilakukan Pengukuhan Paskibraka di Gedung Grhadika Bhakti Praja. Selanjutnya, pada 16 Agustus pukul 24.00 WIB akan dilaksanakan Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal yang rencananya dipimpin oleh Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono.

“Paginya, jam 05.30, Bapak Wakil Gubernur (Heru Sudjatmoko) akan menyerahkan Sang Saka Merah Putih kepada petugas Paskibraka di Halaman Kantor Gubernur, dan kemudian dilanjutkan upacara bendera pada jam 07.00 WIB di lingkungan Setda.  Setelah itu, Bapak Wakil Gubernur akan bersama-sama Bapak Gubernur dan Forkopimda menuju Lapangan Pancasila untuk upacara detik-detik proklamasi,” jelas lulusan UGM itu.

Untuk penurunan bendera Merah Putih, imbuhnya, Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi akan bertindak selaku inspektur upacara. Bendera selanjutnya kembali diterima Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko di Halaman Kantor Gubernur. Rangkaian kegiatan HUT ke-70 RI akan ditutup dengan resepsi kenegaraan dan temu muka pada pukul 18.30 WIB di Grhadika Bhakti Praja. Resepsi kenegaraan mengangkat tema “Indonesia Kerja Nyata.”

(Sumber : Biro Humas Prov Jateng)